Sudah belajar menyusun Legal Opinion di bangku kuliah? Tapi, apakah kamu benar-benar siap ketika harus mengerjakannya untuk kebutuhan profesional?
Pernah Merasa Bisa, tetapi Tidak Benar-Benar Yakin?
Jika ditanya, “Apakah kamu bisa menyusun Legal Opinion?”
Banyak mahasiswa hukum, lulusan hukum, bahkan praktisi hukum mungkin akan menjawab, “Bisa.”
Wajar saja. Selama menempuh pendidikan hukum, kita sudah diperkenalkan dengan berbagai peraturan perundang-undangan, metode penemuan hukum, analisis kasus, hingga penyusunan argumentasi hukum. Namun, memahami teori hukum dan menerapkannya dalam penyusunan pendapat hukum untuk menjawab persoalan nyata tentu membutuhkan keterampilan yang berbeda
Sekarang, coba pikirkan kembali. Ketika dihadapkan pada suatu permasalahan hukum yang kompleks, apakah kamu benar-benar tahu harus mulai dari mana? Bagaimana menentukan isu hukum yang relevan? Bagaimana menemukan dasar hukum yang tepat? Dan yang paling penting, bagaimana memastikan kesimpulan serta rekomendasi hukum yang diberikan dapat dipertanggungjawabkan?
Di sinilah persoalannya. Mengetahui teori penyusunan Legal Opinion tidak selalu berarti mampu menghasilkan Legal Opinion yang berkualitas.
BACA JUGA: DEAR ADVOKAT, PERHATIKAN 4 HAL INI AGAR LEGAL OPINION MUDAH DIBACA KLIEN!
Ada Jarak antara Teori Akademis dan Ekspektasi Industri
Di bangku kuliah, kita mungkin terbiasa mengerjakan analisis hukum berdasarkan studi kasus atau instruksi dosen. Namun, dunia profesional memiliki ekspektasi yang berbeda.
Legal Opinion profesional bukan hanya terbatas pada kumpulan pasal, kutipan peraturan, atau rangkuman permasalahan hukum. Penyusunnya harus mampu menghubungkan fakta dengan ketentuan hukum yang relevan, membangun argumentasi yang logis, mengidentifikasi resiko hukum, serta memberikan kesimpulan dan rekomendasi yang sesuai dengan kebutuhan pihak yang meminta pendapat hukum.
Bayangkan ketika kamu sebagai fresh graduate mengikuti proses rekrutmen di law firm dan diminta melakukan legal drafting test. Atau ketika kamu sebagai praktisi hukum harus memberikan pendapat hukum atas persoalan yang memiliki konsekuensi bisnis maupun hukum bagi klien.
Apakah kamu sudah cukup percaya diri dengan kemampuanmu?
Jangan sampai kesempatan berkarier, kepercayaan klien, atau tanggung jawab profesional justru terhambat karena keterampilan yang selama ini kamu anggap sudah dikuasai ternyata belum memenuhi ekspektasi industri.
BACA JUGA: 5 SKILL WAJIB SI PALING CORPORATE LAWYER
Kuasai Cara Menyusunnya dengan Benar!
Kemampuan menyusun Legal Opinion merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu terus dikembangkan oleh setiap individu yang berkecimpung di bidang hukum.
Kamu tidak cukup hanya memahami apa itu Legal Opinion. Kamu juga perlu tahu bagaimana memeriksa fakta, merumuskan isu hukum, mengidentifikasi dasar hukum yang relevan, menyusun penalaran hukum (legal reasoning), hingga menghasilkan kesimpulan dan rekomendasi yang logis serta dapat dipertanggungjawabkan.
Karena itu, dibutuhkan proses belajar yang tidak hanya berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi juga memberikan gambaran mengenai bagaimana Legal Opinion disusun dan digunakan dalam kebutuhan profesional.
Upgrade Your Legal Skills with Lawstudent Survival Guide #4!
Menjawab kebutuhan tersebut, Lawstudent Survival Guide #4: Online Class Legal Opinion hadir sebagai ruang belajar untuk memperdalam pemahaman dan meningkatkan kompetensi dalam penyusunan Legal Opinion.
Melalui kelas ini, kamu berkesempatan mempelajari proses penyusunan Legal Opinion secara lebih terarah bersama pemateri yang berpengalaman di bidang hukum.
BACA JUGA: 5 HAL YANG HARUS KAMU LAKUKAN SETELAH MENGAMBIL JURUSAN HUKUM
Program ini terbuka bagi mahasiswa hukum yang ingin mempersiapkan diri memasuki dunia profesional, lulusan hukum yang ingin meningkatkan daya saing, maupun praktisi hukum yang ingin terus mengembangkan kompetensinya.
Sebab, di dunia hukum profesional, pertanyaannya bukan lagi, “Apakah kamu bisa menyusun Legal Opinion,” melainkan seberapa baik kamu mampu menghasilkan analisis hukum yang sistematis, argumentatif, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Jangan tunggu sampai tuntutan pekerjaan membuatmu sadar bahwa kemampuanmu masih perlu ditingkatkan. Mulai persiapkan dirimu sekarang!
LAWSTUDENT SURVIVAL GUIDE #4: ONLINE CLASS LEGAL OPINION
Learn. Analyze. Deliver a Better Legal Opinion.
INFORMASI LENGKAPNYA DI SINI!


