SEKILAS

Hola, para pembaca yang budiman dan pakdiman, met tahun baru 2023. Apa resolusi kalian di tahun ini?

Selayaknya ‘sang waktu’ yang terus bergerak dan berubah tanpa pernah berhenti, klikhukum.id juga selalu melakukan perubahan demi kalian para penikmat hukum garis keras. Banyak pergerakan dan perubahan positif dilakukan demi menyongsong masyarakat Indonesia sadar hukum dan melek digital. Ya, biar sesuai dengan program pemerintah kita yang tercinta. Tentu aja dengan tetap mengedepankan karakter khas klikhukum.id yang membahas hukum dengan riang dan gembira, dengan slogan keren bin ajaib “Satu klik melek hukum.”

Lima tahun bukanlah usia yang muda lagi, pahit manis asam garam dunia digital hukum telah dilalui segenap awak redaksi. Banyak anggota yang telah lulus dari kawah candradimuka bernama klikhukum.id dengan nilai memuaskan. Wajah dan talenta baru bermunculan menunggu digembleng oleh Ibu Peri Nana yang sedang gandrung beli sneaker premium import sultan, serta menanti petuah sakti dari Bapack Nanda yang berbudi luhur dengan berharap sedikit saja kecipratan wahyu keprabon soal ketatanegaraan Indonesia. Atau berharap-harap cemas dapet cerita nabi-nabi dari Raden Widhie.

Traffic dan jumlah pembaca menanjak secara signifikan, penggemar-haters-plagiat berjibaku beriringan, yang tentu saja memerlukan sebuah penanganan spesial serta mulia. Engagement naik tajam, tawaran investasi membumbung tinggi, tapi klikhukum.id tetap di hati. Produk dan konten-konten baru bersliweran berebut mencari hilalnya masing-masing, sehingga keadaan yang demikian itu haruslah disikapi secara bijak, walaupun tantangan hambatan tak lelah menggoda iman.

Di tengah kabar buruk akan adanya badai resesi di tahun 2023 ini, klikhukum.id justru mengumumkan diri tercatat secara resmi berdikari di bawah bendera PT. Inovasi Hukum Anak Bangsa (NUASA) dan rencananya akan melakukan Initial Public Offering (IPO) di penghujung tahun. Biar bisa sejajar sama PT. GOTO. Aowkwoakwoakwoak.

Dengan berada di bawah kendali NUASA, maka klikhukum.id akan selalu terdepan dalam prestasi, serta semakin profesional dalam menyajikan konten-konten hukum agar dapat dinikmati masyarakat awam sertamenjadi telaga ilmu bagi permasalahan hukum sehari-hari.

Komposisi para penggiat redaksi klikhukum.id pun juga mengalami rotasi dan peremajaan, biar kayak institusi penegakkan hukum lainnya. Diperlukan rotasi dan peremajaan biar gak korup, kan katanya Lord Acton Power tends to corrupt and absolute power corrupt absolutely. Sebenernya biar keren aja sih.

Yuk, mari ucapkan selamat kepada Bu Ashfa Azkia yang baru saja melelang masa lajangnya. Selain berubah status dari mbak-mbak ke ibu-ibu, beliau juga dipilih oleh warga untuk menjadi Bu Co-pimred mendampingi Mas Pundi “Saru” Pangestu. Sebenernya itu triknya Mas Pundi buat lari pelan-pelan dari tanggung jawab sebagai pimred klikhukum.id. Welcome to the club Bucopim!

Ucapkan juga selamat datang kepada jajaran penulis klikhukum.id yang sekarang diisi oleh para pemuda-pemudi harapan Pak RT masing-masing tempat tinggalnya. Tentu saja setiap penulis memberi warna tersendiri buat tulisan dan artikel klikhukum.id. Semua itu kami lakukan hanya demi kamu loh. Maka, coba perhatikan artikel klikhukum.id sekarang, makin menunjukkan kelasnya. Bahkan raksasa media-media hukum mainstream pun dibuat ketar-ketir dengan kehadiran kami. Jaya … jaya … jaya ….!!!

Para penulis muda klikhukum.id sangatlah membanggakan saudara sebangsa dan setanah airnya. Gimana enggak, dengan ciri khas anak muda yang kekinian mereka mampu membawa hukum dalam era baru. Biar anak-anak muda lain di luar sana gak apatis sama perkembangan dunia hukum terkini. Demi menyelamatkan mereka dari bahaya latent permainan latto-latto.

Penulis senior, baik jam tulisannya maupun usianya, semakin matang dalam menulis. Seperti ex El Presidente Klikhukum.id Ahmad “Lonely” Muhsin, SH, MH. Selain sibuk menulis, beliau juga berkarir menjadi lawyer papan atas ibukota. Doi semakin sibuk memperjuangkan penutupan perusahaan-perusahaan kakap dan melupakan kodratnya sebagai calon imam. Duh, lek.

Segi ilustrasi juga mengalami perubahan dengan bergabungnya mas-mas gondrong ora cetho bernama Dhuantjuk Dhuamar. Maka dari itu, gambar ilustrasi klikhukum.id sekarang lebih bergaya kartun ala komik tahun 90an. Oooiyaaa, jangan lupakan jasa sang IT man, Mas Ipung dan juga jasa Mba Dian sebagai sang penyunting. 

Di tahun ini pula kami juga merilis konten audio-visual terbaru dengan judul D’ Obscruurlible yang akan membahas hukum dan fenomena yang terjadi di masyarakat sehari-hari secara asik dan gawul. Masih digawangi oleh Mas Foxtrot Sarjana Hukum bersama Mbak Femmy, sang janda terhormat yang kadang-kadang ditemenin Punk-Lawyer Blasteran Daru Supriyono. Oiya, sayang buanget, per Februari 2023, Mas Lawyer gondrong Daru Supriyono hijrah ke Jerman, mau jadi retainer lawyernya Borussia Dortmund katanya.

Jadi para warga, bersiap dan tetap nantikan konten-konten dari klikhukum.id selanjutnya ya. Tentu saja konten hukum out of the box yang kadang-kadang loss dol, tapi tetep memenuhi kaidah asas-asas umum yang baik.

Buat para kompetitor media hukum lainnya, waspadalah. Waspadalah!