FAKULTAS HUKUM NAIK KASTA

  • 1.3K
    Shares

Selamat ya buat adek–adek yang keterima jadi mahasiswa di Universitas Negeri lewat jalur SBMPTN. Yeeeyyyy, akhirnya jadi mahasiswa juga. Btw, kamu diterima di Fakultas apa? jangan-jangan kamu adalah salah satu di antara ribuan pendaftar SBMPTN yang merebutkan kursi di Fakultas Hukum?

Infonya nih gaes, calon mahasiswa yang ikut seleksi melalui jalur SBMPTN di Fakultas Hukum UGM ada sekitar 4500-an, sedangkan jumlah alokasi kursi yang diperebutkan cuma sekitar 200-an sekian. Itu baru UGM, belum kampus yang lain. Gilak, ketat banget kan! seketat celana pensil.

Entah kenapa akhir-akhir ini Fakultas Hukum seakan menjelma jadi salah satu jurusan favorit, mungkin karena vlog youtube-nya Bang Hotman Paris kali ya? Ehh bisa juga gara-gara terpesona dengan keahlian Prof. Eddy O.S Hiariej yang menggetarkan Mahkamah Konstitusi pas sidang sengketa Pilpres kemarin.

Dulu sih peminat Fakultas Hukum gak sebanyak ini gaes, bisa jadi karena kekhawatiran yang disebabkan oleh tingginya angka pengangguran penyandang gelar Sarjana Hukum. Wajar aja sih kalo orang jaman dulu menjadikan Fakultas Hukum itu sebagai alternatif kedua, ya buat jaga-jaga kalo pilihan pertamanya gagal alias gak keterima.

Dari hasil survey Kang Yono tentang “Alasan calon mahasiswa memilih jurusan hukum”, hasilnya adalah 8 dari 9 orang yang disurvey Kang Yono mengatakan kalo jurusan hukum itu mudah untuk ditaklukkan, nggak perlu belajar matematika, kimia apalagi fisika. Good bye lah trigonometri.

Btw agak beda dengan hasil survey Kang Yono, alasan saya masuk Fakultas Hukum tak lain tak bukan karena terpaksa mengikuti pilihan orang tua ##hiyaaa curcol!!

Sebagai anak berbakti, meskipun kuliah di jurusan yang gak terlalu diminati, tapi yaudinlah saya kuliah dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab. Tentu aja alasannya biar cepet lulus dan gak buang-buang uang buat bayar spp. Masuk kuliah tuh cuma formalitas aja, biar dapet nilai bagus dan absennya bagus.

Sejak awal kuliah saya gak punya tujuan yang jelas, setelah lulus mau kemana dan kerja apa. Iya gaes, bahkan sampe terima ijazah saya cuma kepikiran jadi pegawai di sebuah perusahaan.

Ternyata bukan cuma saya Sarjana Hukum yang belum punya bayangan apa aja peluang kerja setelah menyandang gelar Sarjana. Masih banyak di luar sana Sarjana Hukum yang luntang lantung karena belum tau harus memanfaatkan ilmu dan ijazahnya buat apa. Hayoo ngaku**

Tenang dek adek, sebagai penyandang gelar Sarjana Hukum yang cukup berpengalaman (dibaca: angkatan tua) saya akan share beberapa peluang kerja dan profesi yang bisa dicoba buat adek-adek yang baru menyandang gelar Sarjana Hukum.

BACA JUGA: MATA UANG PERMEN MANIS TAPI BETE!

Nah ini nih daftar nya:

Hakim
Buat kamu-kamu yang terlihat berwibawa, punya sifat yang jujur, adil, cermat, teliti, berwawasan luas dan punya kemampuan menganalisa peristiwa hukum dengan baik, patut banget nih ikut seleksi buat jadi calon hakim.

Jaksa
Jaksa itu adalah pengacaranya negara gaes. Nah tugas dan kewenangan jaksa adalah sebagai penuntut umum dan pelaksana (eksekutor) putusan pengadilan yang sudah punya kekuatan hukum tetap dalam perkara pidana.

Pengacara
Pengacara itu adalah penasehat hukum untuk orang-orang yang sedang menghadapi permasalahan hukum. Pengacara bertugas membantu para pencari keadilan untuk memperjuangkan hak hak hukumnya, kenapa? Karena ga semua orang yang kena masalah hukum adalah orang yang jahat dan melakukan kesalahan. Kalau lagi apes, ya bisa aja orang baik kena masalah hukum.

Notaris / PPAT
Buat gaes sekalian yang pengen jadi pejabat tapi tidak berada dalam lingkungan pemerintah, gaes sekalian bisa menekuni dunia Notaris. Notaris itu pejabat yang berwenang mengeluarkan akta-akta otentik seperti akte pendirian perusahaan, perjanjian, dan perikatan-perikatan lainnya. Btw, Notaris juga bisa merangkap jadi PPAT atau Pejabat Pembuat Akta Tanah. Itu lho gaes, pejabat yang punya kewenangan membuat akta-akta terkait pertanahan.

Dosen
Buat gaes-gaes yang pinter, sabar, telaten, dan siap menghadapi mahasiswa-mahasiswa yang kadang njelehi, bisa banget nyoba ngelamar jadi dosen. Nah kalo mau ngelamar jadi dosen, ada syarat tambahan ya gaes, minimal pendidikan S2 yang linier. Maksudnya jurusan pas kuliah S1 dan S2 nya harus sama gitu. Misalnya S1 nya ngambil jurusan hukum pidana, ya S2 nya juga harus ngambil jurusan hukum pidana juga.

Pegawai Negeri Sipil
Ya udah pada tahu kan? cek aja deh, tiap pembukaan pendaftaran CPNS kementerian ataupun CPNS untuk pemerintah daerah, peluang buat lulusan Hukum biasanya paling banyak.

Konsultan Hukum
Gaes pintar menganalisa permasalahan hukum? nah bisa coba nih menekuni dunia konsultan hukum. Konsultan hukum bertugas untuk memberikan pendapat, masukan, serta menganalisa suatu peristiwa hukum terus mengambil kesimpulan dan memberikan solusi atas permasalahan hukum yang dihadapi oleh kliennya.

Konsultan Pajak
Pembangunan negara hampir seluruhnya berasal dari penerimaan negara yang berasal dari pajak. Nggak semua orang yang udah terlanjur kaya, orang yang baru mau kaya, atau orang kaya baru (OKB) ngerti soal pajak. Jadi banyak perusahaan dan juga orang pribadi yang butuh konsultan pajak.

Polisi
Polisi perlu banget nih paham soal hukum, terutama buat bapak dan Ibu polisi yang bertugas untuk menyidik suatu perkara pidana. Jadi gaes, kalau terjadi tindak pidana, nah penyidik ini lah yang jadi garda utama untuk mencari bukti permulaan untuk menentukan siapakah pelakunya. Keren kan? Kek detektif gitu.

Legal di perusahaan
Ini nih peluang kerja yang paling besar buat lulusan Sarjana Hukum. Jadi gaes, hampir semua perusahaan membutuhkan karyawan bagian legal untuk menganalisa permasalahan-permasalahan hukum yang terjadi di perusahaan. Gak cuma perusahaan besar ya gaes, perusahaan kecil juga pasti butuh bagian legal, karena setiap perusahaan mau gak mau pasti punya urusan dengan hukum, mulai dari kontrak, perizinan dan lain-lain.

HRD di perusahaan
Selain bagian hukum/legal, setiap perusahaan juga pasti punya bidang HRD atau personalia. Kita sepakat ya gaes, kalo asset paling penting dalam suatu perusahaan itu adalah pekerja. Oleh karena itu perusahaan butuh banget Sarjana Hukum yang paham tentang hukum ketenagakerjaan.

Kurator
Pernah denger perusahaan pailit? nahh gaes, profesi yang bisa ngurusin atau membereskan harta debitur yang statusnya sudah pailit adalah seorang kurator. Nah profesi ini salah satu profesi yang bisa bikin kamu kaya mendadak.

Mediator
Kalau ada pihak yang bersengketa, nah mediator ini adalah orang yang bertugas memediasi para pihak. Jadi syaratnya harus bisa cari win win solution ya.

Staf Ahli Legislatif
Tau kan gaes tugas anggota dewan adalah merumuskan undang-undang. Legislator itu tidak semuanya lulusan Sarjana Hukum, artinya mereka belum tentu ngerti bagaimana cara merumuskan pasal-pasal dalam undang-undang. Maka dari itu diperlukan Sarjana Hukum yang mengerti luar dalam tentang ilmu hukum.

Konsultan Perizinan
Jadi konsultan perizinan adalah salah satu peluang kerja bagi Sarjana Hukum yang ga pake ribet buat daftar sana sini. Kamu cukup belajar dan memahami gimana caranya mengurus suatu perizinan. Jadi rajin-rajin aja main ke dinas perizinan satu atap, terus cari-cari info gimana cara mengurus perizinan ini dan itu. Nah kalau sudah paham bisa coba diaplikasikan ke klien yang membutuhkan bantuan buat ngurus perizinan. Ga sulit kan??

Jadi ga usah khawatir milih kuliah di Fakultas Hukum, ada banyak peluang kerja yang menanti kalian. Peluang kerja di atas itu cuma sebagian kecil doang. Masih banyak peluang kerja dan profesi lainnya yang bisa dicoba. Btw nih kalau kalian punya jiwa bisnis, lulusan Sarjana Hukum juga cocok jadi pengusaha. Buktinya banyak temen saya Lulusan Sarjana Hukum yang jadi pengusaha. Jadi tetap semangat ya gaes.


  • 1.3K
    Shares