Lulus hukum, mau kerja jadi apa?
Pertanyaan ini kelihatannya sederhana. Tapi makin dekat wisuda, kadang jawabannya malah makin bikin bengong.
Selama kuliah, kita akrab dengan bayangan karier seperti advokat, jaksa, hakim, notaris, atau bekerja di bagian legal perusahaan. Nggak ada yang salah dengan pilihan tersebut. Tapi, dunia kerja terus berkembang dan pilihan karier anak hukum sebenarnya nggak sesempit itu.
Karena itu, mungkin pertanyaannya perlu diubah.
Bukan hanya, “Nanti gue kerja di mana?”
Tapi juga, “Skill hukum yang gue punya bisa dipakai buat apa?”
Karier Anak Hukum Nggak Sesempit Itu
Knowledge tentang hukum sebenarnya bisa dibawa ke banyak bidang, mulai dari compliance, kebijakan publik, legal research, media, legal tech, komunikasi perusahaan, sampai menjadi legal creator atau konten kreator hukum.
Peluang ini menarik karena kebutuhan masyarakat terhadap informasi hukum nggak pernah benar-benar habis.
Orang mau tahu soal kontrak kerja, pinjol, perceraian, warisan, hak konsumen, sampai pertanyaan sederhana seperti, “Kalau dipanggil polisi, gue harus gimana?”
Masalahnya, bahasa hukum kadang punya bakat alami bikin orang pening a.k.a. njlimet!
Di sinilah anak hukum punya modal yang nggak semua orang punya. Sudah belajar memahami aturan, membaca pasal, dan menganalisis persoalan hukum. Tinggal bagaimana pengetahuan tersebut dikemas menjadi informasi yang mudah dipahami.
Tapi, tahu hukum saja belum cukup.
Menjadi legal creator juga membutuhkan kemampuan menentukan niche, membangun personal branding, membuat konten yang engaging, serta memahami strategi content creation.
Saatnya Eksplorasi Next Career
Melihat kebutuhan tersebut, Law Student Survival Guide (LSG) hadir sebagai kegiatan pelatihan bagi mahasiswa maupun lulusan hukum untuk mengembangkan skill dan mengeksplorasi peluang karier dengan bekal ilmu hukum yang mereka miliki.
Setelah dua batch sebelumnya membahas contract drafting, LSG kini memasuki Batch 3 dengan tema Legal Creator.
Dalam pelatihan ini, peserta akan mendapatkan insight langsung dari legal creator berdasarkan pengalaman, tips menemukan niche dan personal branding, cara membuat konten hukum yang engaging, serta content creation strategies.
Peserta juga mendapatkan e-certificate, soft file deck materi, networking opportunity, dan kesempatan bergabung dengan Community Klikhukum.id.
Menariknya, tiga peserta terbaik juga berkesempatan memperoleh coaching secara personal dari Pimpinan Redaksi Klikhukum.id.
Jadi, LSG bukan sekadar mengajak anak hukum menjadi content creator. Lebih dari itu, LSG mengajak kamu melihat bahwa ilmu hukum bisa dikembangkan melalui skill yang relevan dengan dunia digital.
Siapa tahu, dari satu konten yang kamu buat, kamu menemukan niche. Dari niche, kamu bisa membangun personal branding. Dan dari sana, terbuka peluang kolaborasi profesional maupun peluang monetisasi.
Jangan cuma punya gelar hukum. Mulai eksplorasi next career-mu bersama Law Student Survival Guide Batch 3.



