EXTREME JOB, AKSI PENYAMARAN DETEKTIF NARKOBA

Di FYP TikTokku berseliweran video tukang bakso bawa HT. Di captionnya dijelaskan bahwa ada indikasi si tukang bakso adalah polisi yang sedang menyamar. Banyak netizen yang komen, “Jangan-jangan kalo laris, Pak Polnya beralih profesi jadi tukang bakso beneran,” xixixixi.  Eh, gara-gara komen itu aku jadi teringat dengan film Korea (pake Selatan) yang pernah aku tonton tahun lalu, yang berjudul Extreme Job. 

Nah, film Extreme Job ini cocok banget untuk menggambarkan cerita penyamaran polisi demi mengungkap kejahatan. Film Extreme Job ini merupakan salah satu film bergenre komedi action yang gak menye-menye. Kamu bakal nonton aksi laga dengan bumbu komedi yang segar dan gak norak. Jangan berharap liat aktor yang ganteng-ganteng ala oppa Korea pada umumnya. Tapi meskipun begitu, ceritanya yang seru, membuat Extreme Job menjadi film nomor dua terlaris dalam sejarah perfilman Korea.    

Extreme Job berkisah tentang tim detektif narkotika yang menyamar menjadi penjual ayam goreng untuk mengintai organisasi kejahatan. Tim detektif tersebut terdiri dari Kapten Go (Ryu Seung Yong), Detektif Jang (Lee Hanee), Detektif Ma (Jin Seon Kyu), Detektif Young Ho (Lee Dong Hwi), dan Detektif Jae Hoon (Gong Myung). 

Mereka berlima ini dianggap sebagai tim detektif dari Kantor Kepolisian Mapo yang gak berguna. Meskipun filmnya bertema serius, tapi film ini dikemas dengan berbagai adegan komedi yang muncul karena tingkah absurd para pemerannya. 

Menurutku, Extreme Job ini konyol gak ada obat. Setelah gagal dalam misi terakhir mereka, Kapten Ko dan timnya ditawari kesempatan terakhir untuk menyelamatkan karir mereka. Mereka harus menyelidiki peredaran narkoba yang dijalankan oleh kartel internasional, Moo Bae (Shin Ha Kyun). 

BACA JUGA: SENI MENGHNDARI TILANG POLISI

Lokasi pengintaian mereka adalah restoran ayam. Awalnya misi mereka berjalan lancar, tetapi Kapten Go diberi tahu bahwa restoran tersebut akan segera gulung tikar. Untuk tetap bisa mengintai organisasi kriminal tersebut, akhirnya mereka memutuskan untuk membeli restoran ayam goreng tersebut. 

Biar gak mencurigakan, tim detektif tersebut benar-benar memproduksi ayam goreng dengan bumbu rahasia. Tak disangka ternyata restoran ayam goreng mereka terkenal dan menjadi viral, nah karena saking sibuknya berjualan, mereka sampai lupa kalo mereka sedang dalam misi penyamaran. 

Sebagai film aksi-komedi, sebenarnya Extreme Job gak menampilkan banyak adegan action. Bahkan, menurutku sih,lebih banyak unsur komedi dan drama dibandingkan aksi laga para pemainnya. Tapi gapapa, justru adegan laga mereka menjadi kejutan di akhir cerita, karena endingnya membagongkan. Siapa sangka, lima orang yang dianggap gak berguna itu, ternyata punya keahlian bela diri yang luar biasa. Mereka akhirnya bisa menuntaskan misi besar tersebut dan sukses untuk menyelamatkan karier mereka di kepolisian. 

Dari film Extreme Job ini kita bisa lihat gimana beratnya perjuangan polisi untuk mengungkap kejahatan. Gak cuma di Korea, di Indonesia juga gitu. Kalo di Indonesia, kegiatan polisi untuk intai mengintai penjahat kaya gini disebut dengan proses penyelidikan. Dalam proses penyelidikan, sering juga kok polisi menyamar menjadi rakyat jelata, warga sipil dan membaur dengan masyarakat demi mencari berbagai informasi kejahatan. 

Untuk mengungkap kasus narkoba, sebelum dilakukan penangkapan, biasanya polisi melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Penyelidikan adalah serangkaian tindakan penyelidik untuk mencari dan menemukan suatu peristiwa yang diduga sebagai tindak pidana guna menentukan dapat atau tidaknya dilakukan penyidikan, begitulah Pasal 1 angka 5 KUHAP menjelaskan.

Penyelidikan itu dilakukan oleh penyelidik. Pasal 1 angka 4 KUHAP mejelaskan bahwa yang dimaksud dengan Penyelidik adalah pejabat polisi Negara Republik Indonesia yang diberi wewenang oleh undang-undang ini untuk melakukan penyelidikan.

Penyelidikan itu dimaksudkan untuk mencari bukti permulaan, biar si penjahatnya bisa ditangkap berdasarkan bukti permulaan yang cukup. Aku baca dari ntb.polri.go.id, ada beberapa standar operasional prosedur penyelidikan. Jadi ada metode-metode khusus yang dipakai oleh polisi pada saat melakukan penyelidikan. 

BACA JUGA: MENJEMPUT REJEKI DI JEMPUT POLISI

Pertama, penyelidik akan melakukan pengamatan atau observasi. Observasi adalah pengamatan dengan panca indra secara teliti terhadap orang, benda, tempat, kejadian atau situasi. Selanjutnya mereka harus mengorek berbagai informasi dengan melakukan wawancara (Interview). Interview adalah usaha atau kegiatan untuk memperoleh keterangan dari orang yang memiliki atau diduga memiliki keterangan.

Gak sampai di situ, penyelidik juga akan melakukan surveillance. Surveillance adalah kegiatan pembuntutan secara sistematis terhadap orang, tempat dan benda. Biasanya pembuntutan dilakukan terhadap orang, sedangkan survelance terhadap tempat atau benda dilakukan karena ada hubungannya dengan orang yang diamati atau orang tertentu.

Gak kalah penting, untuk mengungkap tindak kejahatan, seorang penyelidik juga akan melakukan undercover alias penyamaran. Penyamaran dilakukan dengan menyusup ke dalam sasaran guna memperoleh bahan keterangan yang diperlukan. Nah, di saat seperti inilah, seorang polisi yang sedang melakukan penyelidikan, bisa berkamuflase menjadi tukang bakso, tukang somai, tukang ayam goreng, bahkan seorang polwan bisa menyamar menjadi seorang PSK. 

Untuk keberhasilan penyelidikan, maka akan dipilih polisi yang memiliki skill yang mumpuni. Setidaknya pandai berakting, berakting jadi tukang bakso misalnya, hehehe. Seru juga ya. 

Nah, jadi cerita di film Extrem Job ini mungkin banget terjadi di kehidupan nyata. Mungkin aja kan seorang polisi yang melakukan penyamaran, ternyata memang punya skill memasak. Hahaha, sehingga justru jualannya jadi laris manis. 

Buat kamu yang lagi gabut, pengen nonton film yang seru, gak menye-menye, sambil belajar tentang dunia kepolisian, cuzz lah nonton Extreme Job. Mungkin dengan nonton film ini, kamu yang masih remaja, muda belia, auto bercita-cita jadi polisi.  

2 thoughts on “EXTREME JOB, AKSI PENYAMARAN DETEKTIF NARKOBA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Klikhukum