PAWN, MENGENAL JAMINAN PERORANGAN

Liburan akhir tahun ngapain lagi kalo gak diisi dengan nonton film, ya kan? Huhuhu, meskipun gak bisa nonton di bioskop, tapi kita tetep bisa nonton film-film keren pake streaming. Beberapa minggu ini aku banyak nonton film keren, sampe bingung mau ngereview yang mana. Setelah bermeditasi dengan sepenuh hati, akhirnya aku memutuskan untuk ngereview film Pawn untuk Refil bulan ini.  

Yupe, dari judulnya kalian pasti udah bisa nebak kalo film ini bertemakan gadai menggadai. Meskipun katanya film ini bergenre komedi, gak tau kenapa aku justru banyak mewek-mewek terharu nonton film ini. Film yang dibintangi oleh aktor veteran Sung Dong Il, Ha Ji Won, Kim Hee Won dan aktris cilik Park So Yi yang cantik banget.  

Film karya sutradara Kang Dae Kyu ini tayang perdana di bioskop Korea Selatan pada 29 September 2020. Film ini menjadi salah satu film Korea yang paling banyak ditonton di kala pandemi. 

Film Pawn ini alurnya maju mundur gitu, jadi nontonnya harus fokus biar gak bingung.  Tayang dalam durasi 113 menit, kisahnya bermula pada 1993 di Incheon, dua debt collector Doo Seok (Sung Dong Il) dan Jong Bae (Kim Hee Won) mengejar Myung Ja (Kim Yun Jin) yang telah meminjam uang dari rentenir (bos mereka).

Karena Myung Ja gak punya uang untuk membayar, maka Doo Seok mengambil paksa putri Myung Ja yang masih berusia sembilan tahun bernama Seung Yi sebagai jaminan. Apes banget, keesokan harinya Myung Ja malah ditangkap polisi karena ia adalah seorang imigran gelap. Myung Ja lantas dipulangkan ke negara asalnya.

BACA JUGA: UNBOXING PERPRES JAMINAN KESEHTAN “BARU”

Meski penampilan Doo Seok dari luar tampak sangar, kasar dan suka mengintimidasi, tapi ternyata ia memiliki hati Hello Kitty. Karena gak tega melihat Seung Yi yang ditinggal ibunya, akhirnya Doo Seok dan Jong Bae memutuskan untuk merawat Seung Yi. Pertemuan mereka yang tak terduga dan tidak direncanakan, berubah menjadi hubungan yang hangat dan ketiganya jadi punya ikatan khusus. 

Kalo nonton film ini, kalian bisa ngerasain chemistry yang kuat antara Sung Dong Il, Kim Hee Won dan Seung Yi kecil. Meskipun aku gak begitu suka film berlatar jadul, tapi gak tau kenapa film ini menarik banget untuk ditonton. Filmnya sweet. Greget banget liat cara Doo Seok dan Jong Bae menyayangi Seung Yi kecil. 

Di film ini Doo Seok memanggil Seung Yi kecil dengan sebutan ‘jaminan.’ Hmm, emang aneh sih, masak iya jaminan hutangnya bukan sebuah benda, melainkan seorang anak manusia. Ada sih, adegan dimana Doo Seok dimarahin bosnya gara-gara mengambil Seung Yi kecil dari ibunya dan menjadikannya sebagai jaminan hutang. Tapi, yasudahlah namanya juga film, hahahaha.

Sebenernya boleh gak sih, orang dijadikan jaminan hutang? 

Sebelum menjawab boleh apa nggak, aku mau jelasin dulu apa sih, yang dimaksud dengan jaminan. Jaminan itu merupakan suatu bentuk tanggungan yang dapat dinilai dengan uang, dengan kebendaan tertentu yang diserahkan debitur (orang yang berhutang) kepada kreditur (orang yang pinjemin uang). Dengan kata lain, jaminan itu fungsinya untuk menjamin pembayaran hutang.

Jaminan itu ada dua jenis, yaitu jaminan kebendaan dan jaminan perorangan. Jaminan perorangan biasa disebut dengan borgtocht alias penanggungan atau bahasa kerennya disebut dengan personal garansi. 

Penanggungan diatur dalam Pasal 1820 sampai dengan Pasal 1850 KUHPerdata. Dalam Pasal 1820 KUHPerdata dijelaskan bahwa penanggungan adalah suatu persetujuan dimana pihak ketiga demi kepentingan kreditur (orang yang ngasih hutang), mengikatkan diri untuk memenuhi perikatan debitur (yang berhutang), bila debitur itu tidak memenuhi perikatannya.

Nah, intinya adalah pihak ketiga ini fungsinya sebagai penjamin ya, bukan sebagai jaminan. Manusia kan bukan barang, jadi gak bisa dijadikan jaminan. Manusia sebagai perorangan dapat menjamin pelunasan hutang orang lain, sesuai dengan kesepakatan yang mereka buat. Ketika si debitur (orang yang berhutang) gak bisa bayar hutang, maka pihak ketiga yang menjadi penjamin ini akan bertanggung jawab untuk membayar hutang si debitur tadi. 

BACA JUGA: HARI HAK ASASI MANUSIA SEDUNIA, RECOVER BETTER

Contohnya gini, Pak Pimred pinjem uang ke Foxtrot 100juta rupiah (kan horang kaya). Bu Dirut yang bae hati berjanji, kalo Pak Pimred gak bisa bayar hutangnya, maka Bu Dirut-lah yang bakal bayarin utang itu ke Foxtrot. Gimana, Bu Dirut bae kan? Hahahaha. 

Sesuai dengan hukum jaminan, kalo sampe beneran itu si Pak Pimred gak bisa bayar hutang ke Foxtrot, maka berdasarkan ketentuan Pasal 1131 dan 1132 KUHPerdata, seluruh harta benda milik Bu Dirut dapat dijadikan jaminan atas pelunasan hutang Pak Pimred. Jadi, nanti harta Bu Dirut akan dieksekusi untuk pemenuhan pembayaran hutang Pak Pimred kepada Foxtrot (kecuali harta yang udah diikat dengan Hak Tanggungan, Gadai ataupun Hipotek ya).

Balik lagi ke film Pawn tadi, kalo sesuai hukum nih, maka sama sekali gak tepat ya kalo Seung Yi kecil itu disebut sebagai jaminan. Memang bener sih, ada istilah jaminan perorangan, tapi fungsinya adalah untuk menjamin, bukan sebagai benda jaminan.

Nah, gara-gara film Pawn kita jadi belajar hukum jaminan tipis-tipis kan. Wes, buruan nontoh gih. Film Pawnmengajarkan kita bagaimana kehangatan keluarga bisa didapatkan dari siapa saja bahkan dari orang yang tidak terduga. Tonton dah, beneran menyentuh dan bagus banget. 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Klikhukum