JEROME POLIN JADI MENTERI PENDIDIKAN?

JEROME POLIN JADI MENTERI PENDIDIKAN?

4 menit

Aku adalah orang yang suka banget nonton video yutub tentang kehidupan mahasiswa yang kuliah di luar negeri. Awalnya aku suka nonton vlognya Leonardo Edwin, mahasiswa Indonesia yang kuliah di Amerika. Suatu hari aku nonton lah, vlog Leo yang lagi battle matematika tanpa alat tulis dengan seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Jepang bernama Jerome. 

Jujur aja, aku bukan orang yang suka dengan pelajaran matematika, tapi anehnya aku ngerasa happy banget nonton vlog battle matematika mereka. Keren sih, aku baru tau matematika bisa seseru itu. Yupe, di sinilah awal mulanya aku mengidolakan Jerome Polin.

Aku search video battle match lainnya di chanelnya Jerome, wadidaw, aku ketagihan. Berkat Jerome, aku jadi tau bedanya bentuk soal geometri dan trigonometri. Hahaha, cuma bentuk soalnya ya, gak usah tanya gimana jawabannya. OMG, aku sekolah 12 tahun dulu ngapain aja ya? Hmmm.

Sebagai mamak selo, setiap malam aku marathon nonton vlog Jerome di chanel yutub Nihongo Manttapu. Seriusan ini chanel inspiratif banget. Jerome membuat banyak vlog edukasi, seperti belajar matematika dan belajar bahasa Jepang. Jerome juga sering membagikan vlog seru bersama teman-temannya. Jerome dengan bangga memperkenalkan batik dan berbagai makanan khas Indonesia kepada teman-temannya di Jepang. 

Jerome, Jerome, itu siapa sih? Bahkan Mas Mahendra Wirasakti seorang penulis hits di klikhukum.id yang paling gaul, bingung kenapa aku mau nulis artikel tentang Jerome, hahahhaa. Seperti yang aku jelaskan sebelumnya, Jerome ini adalah mahasiswa asal Indonesia yang dapat beasiswa full di Jepang. Menurut cerita Jerome, doi berasal dari keluarga yang tingkat ekonominya biasa aja. Cuma beruntungnya sewaktu kecil Jerome bisa bersekolah IPH (Intan Permata Hati School) di Surabaya.

BACA JUGA: MERDEKA BELAJAR UNTUK INDONESIA

Waktu kecil, teman-teman Jerome di sekolah sering bercerita kalau mereka liburannya ke luar negeri. Dari cerita teman-temannya itulah Jerome jadi pengen banget ke luar negeri, tepatnya ke Disneyland. Menurut Jerome kecil, salah satu cara untuk bisa ke luar negeri gratis ya dari beasiswa. Pikiran anak kecil yang sangat visioner sekali. Manttapujiwa!!!

Gak cuma sekedar berkhayal ke luar negeri, Jerome kecil berikhtiar mencari beasiswa dengan berbagai strategi. Jerome rajin belajar dan mengikuti berbagai olimpiade matematika (karena doi suka matematika). Usaha gak akan menghianati hasil, tentu saja dengan kerja keras, suport orang tua dan kehendak Tuhan, Jerome berhasil dapat beasiswa penuh di Jepang.

Jerome ini orang yang sangat konsen dengan dunia pendidikan. Jerome juga sering memberikan opini-opininya terkait pendidikan Indonesia. Jerome sangat berharap suatu saat nanti bisa menjadi Menteri Pendidikan di Indonesia.

Jerome juga pernah membuat vlog yang berjudul “Jika Aku Menjadi Menteri Pendidikan Indonesia.” Jerome menyampaikan 3 poin yang menurutnya sangat krusial dalam pendidikan Indonesia. Mau tau apa aja, tonton sendiri ya.

Vlog berdurasi 10 menit 50 detik itu udah ditonton 500rb kali, dengan 10 ribu komentar yang hampir semua mendukung dan tidak sabar menunggu Jerome jadi Menteri Pendidikan Indonesia. Ya, dengan kegigihan dan modal kerja keras, mungkin aja sih, suatu hari Jerome beneran bisa jadi Menteri Pendidikan Indonesia.

Syarat formil jadi menteri di Indonesia sebenernya gak berat-berat amad, coba aja cek ketentuan Pasal 22 UU No. 39 Tahun 2008 Tentang Kementerian Negara. Menurut ketentuan dalam Ayat (1), menteri itu diangkat oleh presiden. Ya bener sih, secara menteri itu adalah pembantu presiden, jadi harus satu visi misi dengan presidennya.

Syarat formil untuk menjadi seorang menteri bisa kita liat di Ayat (2)-nya. Secara jelas disebutkan bahwa seorang menteri harus memenuhi persyaratan:

a) warga negara Indonesia;

b) bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;

c) setia kepada Pancasila sebagai dasar negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dan cita-cita proklamasi kemerdekaan;

d) sehat jasmani dan rohani;

e) memiliki integritas dan kepribadian yang baik; dan

f) tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

BACA JUGA: KAJIAN AKADEMIK KOK DIBILANG MAKAR

Hah, udah gitu doang syaratnya? Hahahaha, hampir semua orang punya peluang jadi menteri dong. Eh, tapi ya gak segampang itu juga bisa jadi menteri. Ibarat sebuah keluarga mau mencari pembantu, ya kan kudu di seleksi dulu, mana calon pembantu yang paling cocok dan pas di hati majikannya.

Berkaca dari pemilihan menteri oleh presiden-presiden Indonesia sebelumnya, kita tau sama tau kalo ada politik balas budi di balik pemilihan para menteri. Aku rasa Indonesia ini gak pernah kekurangan orang pinter, berdedikasi dan berprestasi yang cocok jadi menteri. Tapi, ya tau sendirikan, siapa-siapa aja menteri yang memang benar-benar cocok jadi menteri. Itu menteri yang gak bisa kerja, Tenggelamkan saja!! 

Pesan yang mau aku sampaikan ke Jerome adalah, jadi menteri di Indonesia itu berat Jer. Pinter dan kerja keras saja gak cukup. Syarat formilnya emang simple, tapi syarat tak tertulisnya yang wadidaw banget.

Buat Jerome tetap semangad ya, jangan menyerah. Kampanyekan terus opini dan visi misi kamu untuk perbaikan pendidikan di Indonesia. Semoga aspirasi kamu dan kita semua sampai ke Menteri Pendidikan Nadiem Makarim.

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!